Showing posts with label tulisan bener. Show all posts
Showing posts with label tulisan bener. Show all posts

March 27, 2011

Beautiful Description of the Prophet (SAW)

Diposkan oleh Citra Putri Qur'ani di 3/27/2011 11:15:00 PM 0 komentar
Muhammad, peace be upon him, was a shy, reticent man who lived among his people with such high moral character they called him al-Amîn - the Trustworthy.



The Prophet’s unique physical appearance, his high character and willingness to sacrifice for others, are often at the essence of any description of him. According to the narrations from his Companions he can be described in the following words:



Muhammad was imposing and majestic. His face was luminous like a full moon.



He was taller than medium but not excessive in height. He had wavy hair, which he parted and it never went beyond his shoulders. He was light-skinned with a high brow. He had full eyebrows and a small space between them. His beard was full, his eyes black. His physique was supple and lithe, with a full chest and broad shoulders. When he walked, he was determined and his pace was as if he was walking down hill.



He was decisive and whole-hearted in everything he did, so intent on the task at hand that he never looked over his shoulder, even if his cloak got caught in a thorny bush.



When he spoke he was always brief and reflective. He spoke when he saw benefit and spent long periods in silent contemplation. His speech was comprehensive being neither wordy nor abrupt. He had a mild temperament and was never harsh nor cruel, coarse nor rude. He expressed gratitude for everything given to him no matter how insignificant. When he spoke, his companions lowered their heads as if birds were perched upon them. When he was silent, they felt free to speak. He never criticized food or praised it excessively. He never swore, nor did he find fault in people. He did not flatter people but praised them when appropriate.



When he did turn to speak to somebody, he used to swing his entire body around and address them full face. When he shook hands, he was never the first to withdraw his own.



People entered his gatherings as seekers and left enlightened. He would ask about his companions when they were absent often making inquiries about people’s needs. He never stood nor sat without mentioning the name of God. He never reserved a special place for himself in a gathering and sat where space was provided. He gave each of those who sat with him such full attention that everyone felt that he was the most important person in that gathering. Voices were never raised in his presence. The aged were respected for their age and the young were shown compassion for their youth.



His wives and Companions spoke of his humour and cheerfulness. He said once, “I joke but always tell the truth.”



His wife Aisha said, “he was always making us laugh in the house.” One of his names is ad-dahhak - the smiling one.



Once an old woman asked him if she would enter paradise and he replied, “Old people don’t go to heaven!” The woman was crestfallen with the answer he had provided, to which he added with a smile, “You shall enter paradise in the prime of your youth.”



And once a gruff desert Bedouin came into the mosque and prayed out loud saying, “O God forgive me and Muhammad and don’t forgive anyone else.” Hearing this the Prophet laughed and said to him, “You are limiting the vast mercy of God.”



He died on the same day he was born, in the same house he had lived in for ten years in Medina, on a small bed made of leather stuffed with palm fibres, in the arms of his beloved wife Aishah.



His dying words were, “Treat your women well, and do not oppress your servants, the prayer, the prayer, don’t be neglectful of the prayer. O God, my highest companion, O highest companion.”



Muhammad exemplifies the strong and profound relationship that each human being ought to have with his Creator, his fellow human beings, and the world around him. May Almighty God and His angels and all His creation bless him and greet him with the salutations of peace!





from : ISLAMIC THINGKING

February 12, 2011

KITA UNTUK SELAMANYA

Diposkan oleh Citra Putri Qur'ani di 2/12/2011 04:55:00 AM 0 komentar
"Persahabatan bagai kepompong mengubah ulat menjadi kupu-kupu"
"Persahabatan bagai kepompong hal yang tak mudah berubah jadi indah"
"Persahabatan bagai kepompong maklumi teman hadapi perbedaan"



saya sangat setuju dengan penggalan lagu diatas,
memang benar persahabatan itu bagai kepompong, masih teringat jelas dipikiran saya bagaimana dulu persahabatan ini dari tiada menjadi ada, dari perpecahan menjadi sebuah keluarga..



kita dulu ulat bulu, jelek, lemah, individualis, mementingkan diri sendiri,dan tdk pernah peduli satu sama lain...

tapi kini kita tau ulat bulu yang jelek itu telah berubah dengan seiring waktu, ulat bulu jelek itu berubah menjadi kupu-kupu.. kupu-kupu yg indah yang mewarnai dunia..



teman, kita bersama dalam waktu yang lama..
hari ini persahabatan kita sedang di uji, sudah seharusnya kita tetap bersama buktikan pada dunia..
kamu yg disana jgn mengira kita akan diam saja.. jangan mengira kita akan cepat menyerah..
seperti kata² salah satu teman saya.. walaupun kemungkinan yang ada cuma 1 %, tapi kita harus yakin pada yang 1% itu, harus terus percaya, terus berusaha.. jangan menyerah, buktikan bahwa kita bisa bertahan.. dan pastikan kita terus bersama tak perduli apapun hasilnya nanti,



tak ada yg lain lagi, ini sudah harga mati lagi, kebersamaan kita ini seperti sayap dari kupu-kupu, kebersamaan untuk terus memaklumi dan memahami, bersama dalam kejujuran, berjuang dalam kesetiaan, menguatkan satu sama lain. Dan jika salah satu sayap itu putus maka persahabatan kita tak dapat lagi berjalan dengan baik layaknya kupu-kupu yang tak dapat terbang karena sayapnya putus...



AYO BERJUANG, SEMANGAT.. KITA UNTUK SELAMANYA :D

February 09, 2011

copas: 3 Hal Penting Dalam Hidup :D

Diposkan oleh Citra Putri Qur'ani di 2/09/2011 08:44:00 PM 0 komentar
3 Hal Penting Dalam Hidup



3 hal dalam hidup yang tak pernah kembali:

1. Waktu

2. Perkataan

3. Kesempatan



Kita tak bisa memutar kembali waktu, tapi kita bisa menciptakan kenangan dengan waktu yang masih kita punya dan memanfaatkan waktu yang ada, walau sebentar, untuk menciptakan kenangan yang berarti.


Time is free but it’s priceless, u can’t own it but u can use it. U can’t keep it but u can spend it.


Kita tak bisa menarik ucapan kasar yang keluar dari mulut kita atau statement yang telah membuat harga diri kita lebih penting dari pada menariknya kembali dan mengucapkan maaf.


Kita tak bisa menghapus caci maki yang telah kita katakan hingga membuat orang lain marah, terluka atau menangis.

*Tapi kita bisa membuat apa yang selanjutnya keluar dari mulut kita menjadi lebih banyak pujian dibanding caci maki, lebih banyak syukur dan terima kasih dari pada keluhan atau komplain, dan lebih banyak nasihat positif dari pada sulutan amarah^^


Kita tak bisa mendapatkan kembali kesempatan yang sudah kita lewatkan.

*Tapi kita bisa menciptakan peluang untuk membuat kesempatan-kesempatan lain datang dalam hidup kita dengan lebih memperhatikannya



3 hal dalam hidup yang tak boleh hilang:

1. Kehormatan

2. Kejujuran

3. Harapan



Jika kita tidak memiliki uang, dan masih memiliki kehormatan, maka bersyukurlah karena kehormatan merupakan salah satu kekayaan yang masih berharga di mata orang lain.


Jika kita telah kehilangan kehormatan dan ingin memulihkannya, maka pergunakanlah kejujuran untuk meraih kehormatan kita kembali karena orang-orang yang jujur adalah orang-orang yang terhormat.


Jika kita telah kehilangan kehormatan karena ketidakjujuran kita, milikilah harapan bahwa suatu saat mereka akan mengerti alasan dibalik semuanya. Milikilah harapan bahwa kita bisa memperbaiki kehormatan meski dengan susah payah.


Milikilah harapan bahwa meski banyak orang yang takkan lagi percaya karena kita pernah melakukan hal-hal yang tidak jujur, pada waktunya nanti, mereka akan melihat sendiri upaya kita.


Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.

Teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.

Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu.

Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu.


Karena di mana ada kemauan, di situ ada jalan.


3 hal dalam hidup yang paling berharga:

1. Keluarga

2. Sahabat

3. Cinta



Kekayaan bukan soal berapa banyak uang yang anda miliki.

Kekayaan adalah apa yang masih anda miliki saat anda kehilangan semua uang anda.


Jika anda kehilangan semua uang anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki keluarga.

Jika anda kehilangan semua keluarga anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki sahabat.


What is the difference between blood and friend?

>>Blood enters the heart and flows out, but friend enters the heart and stay inside.



Jika anda kehilangan semua keluarga anda dan tak ada satu pun sahabat, maka ingatlah bahwa anda masih memiliki cinta untuk mendapatkan mereka kembali, untuk mengenang masa-masa indah bersama mereka dan untuk menciptakan persahabatan yang baru dengan kehangatan kasih yang mampu anda berikan.


If love hurts, then love some more.

If love hurts some more, then love even more.

If love hurts even more, then love till its hurt no more.





.....kita hidup cm sementara, manfaatkan waktu yang ada ini dengan sebaik-baiknya....

July 17, 2010

READ THIS 271189

Diposkan oleh Citra Putri Qur'ani di 7/17/2010 09:53:00 PM 0 komentar
Do you ever think of me? I'd like to know. i really want to know.

July 09, 2010

my big love is also for u dad :)

Diposkan oleh Citra Putri Qur'ani di 7/09/2010 06:24:00 AM 0 komentar
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja…..
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

daddy-love

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’;)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT….kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya….

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….

father dayPapa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..

Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika aku kembali membagikannya kepada teman-teman ku yang lain.

Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !

Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita… tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.



i love you mom :)

Diposkan oleh Citra Putri Qur'ani di 7/09/2010 06:20:00 AM 0 komentar
Bila dahaga, yang susukan aku....ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku....ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu
Bila bangun tidur, aku cari.....ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ....ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati....ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....ibu
Bila nakal, yang memarahi aku....ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma.....ibu
Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu
Bila takut, yang menenangkan aku....ibu
Bila ingin peluk, yang aku suka peluk....ibu
Aku selalu teringatkan ....ibu
Bila sedih, aku mesti telepon....ibu
Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu
Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu
Bila takut, aku selalu panggil... "ibuuuuu! "
Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu
Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga.....ibu
Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu
Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu
Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu
Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal.....ibu
Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku....ibu
Yang selalu berkirim surat dengan aku...ibu
Yang selalu memuji aku....ibu
Yang selalu menasihati aku....ibu
Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta
persetujuan.....ibu

namun setelah aku punya pasangan……………..
Bila senang, aku cari....pasanganku
Bila sedih, aku cari.....ibu
Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada....pasanganku
Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu
Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku
Bila berduka, aku peluk erat....ibuku
Bila ingin berlibur, aku bawa.....pasanganku
Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu
Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"
Selalu... aku ingat pasanganku
Selalu... ibu ingat aku
Setiap saat... aku akan telepon pasanganku
Entah kapan... aku ingin telepon ibu
Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu

Renungkan:
"Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja... masih ingatkah kau pada ibu?
Tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibupun cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya........
Tapi kalau ibu sudah tiada..........
IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....
*Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....
*Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....
*Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya......
*Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya...... .
*Berapa banyak yang sanggup membuang belatung dan membersihkan luka kudis ibunya....
*Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....
*Berapa banyak yang sanggup meluangkan waktu untuk menjaga ibunya yang telah renta…..


Seorang anak menemui ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di
dapur lalu menghulurkan selembar kertas yang bertuliskan sesuatu. Si ibu
segera melap tangannya dan menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak
lalu membacanya. Upah membantu ibu:
1) Membantu pergi belanja : Rp 10.000,-
2) Membantu jaga adik : Rp 10.000,-
3) Membantu buang sampah : Rp 10.000,-
4) Membantu membereskan tempat tidur : Rp 10.000,-
5) Membantu siram bunga : Rp 5.000,-
6) Membantu sapu sampah : Rp 5.000,-
Jumlah : Rp 40.000,-

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak , kemudian si ibu
mengambil pensil dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
1) Biaya mengandung selama 9 bulan - GRATIS
2) Biaya tidak tidur karena menjagamu - GRATIS
3) Biaya air mata yang menitik karenamu - GRATIS
4) Biaya gelisah karena mengkhawatirkanmu - GRATIS
5) Biaya menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu -GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu. Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pensil dan menulis "Telah Dibayar Lunas Oleh Ibu" ditulisnya pada muka surat yang sama.

"Jika kamu menyayangi ibumu, "forward" kanlah Email ini kepada sahabat-
sahabat anda..."

April 11, 2010

KUNCI - KUNCI KESUKSESAN

Diposkan oleh Citra Putri Qur'ani di 4/11/2010 05:06:00 AM 0 komentar

    ~ 12 Kunci Kesuksesan :

  • Kunci Kemuliaan ------ Taat Kepada Allah dan rasulnya..
  • Kunci Rezeki-----------Berusaha disertai dengan beristighfar dan bertakwa..
  • Kunci Surga -----------Mengesakan Allah..
  • Kunci Keimanan-------Berpikir tentang ayat-ayat Allah dan makhluk makhluk ciptaan-Nya..
  • Kunci Kebajikan--------Kejujuran..
  • Kunci Kehidupan-------Merenungi (taddabur) al-Quran mengadu kepada Allah pada waktu sebelum fajar, dan segera meninggalkan dosa..
  • Kunci Ilmu-------------Bertanya dan mendengar dengan baik..
  • Kunci Kemenangan dan Kesuksesan---Kesabaran..
  • Kunci Keberuntungan---Ketakwaan...
  • Kunci bertambahnya nikmat---Bersyukur..
  • Kunci Mencintai Akhirat----Zuhud terhadap dunia..
  • Kunci Agar dikabulkan Allah----Berdoa..


 semua ini dikutip dari buku "Tips Menjadi Wanita Paling Bahagia di dunia..

 :: selamat mencoba ::

 semoga kita semua menjadi wanita-wanita yang bahagia di dunia maupun  akhirat .. aamiiin :)

 

corat-coret Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez